Review Zencafe 2.0 RC

Zencafe 2.0 akan segera di-release. Berikut review versi RC nya:

  1. Instalasi
    Masih menggunakan tahapan yang kurang lebih sama dengan Zencafe 1.4 yaitu mode ncurse yang dilengkapi dengan fasilitas autoinstall.
  2. Desktop
    Menggunakan window manager XFCE 4.6. Menu klik kanan lebih rame. Akses ke menu home melalui klik kanan tidak ada terdapat di sub menu Applications.
    Menu klik kanan yang lebih rame

    Menu klik kanan yang lebih rame

  3. Office Suite
    Perubahan mendasar pada aplikasi perkantoran yang memaketkan GOOO 3.0.1 yang terdiri dari writer, calc, presentation, dan drawing.
    Office Suite pada Menu Office

    Office Suite pada Menu Office


    Boot Splash Office

    Boot Splash Office


    Tampilan Office

    Tampilan Office

  4. Image Viewer
    GPicView Image Viewer menggantikan kedudukan Gqview. Interface Gpicview yang lebih mendekati salah satu Image Preview MS Windows XP mungkin menjadi salah satu alasan.
    GPicView sebagai Image Preview

    GPicView sebagai Image Preview

  5. Image Manipulation
    Menggunakan GIMP terbaru yaitu versi 2.6.5. Pada GIMP ini menu-menu nya dikonsentrasikan di 1 window.
    GIMP sebagai Image Manupilation

    GIMP sebagai Image Manupilation

  6. Browser
    Kembali menggunakan Firefox setelah di 2 versi sebelumnya menggunakan Iceweasel. Firefox yang digunakan versi 3.0.8. Namun ada yang sedikit mengganjal yaitu logo Firefox pada menu Network belum menggunakan icon Firefox sebenarnya.
    Firefox kembali digunakan

    Firefox kembali digunakan


    Logo Firefox yang tidak original

    Logo Firefox yang tidak original

  7. Internet Messenger
    Menyertakan Gyachi 1.1.61 untuk Yahoo Messenger chat. Dengan driver webcam bawaan kernelnya yang lebih diperbanyak membuat fasilitas webcam dapat digunakan. Untuk IM multi protocol menyertakan Pidgin 2.5.5.
    Gyachi dengan fasilitas webcam

    Gyachi dengan fasilitas webcam


    Pidgin pada Zencafe

    Pidgin pada Zencafe

  8. IRC Client
    Masih setia pada Xchat, yang kali ini menggunakan versi 2.8.6.
    Xchat pada Zencafe

    Xchat pada Zencafe

  9. Billing Warnet
    Seperti pada versi sebelumnya, menyertakan CCL untuk aplikasi billing warnet.
    CCL untuk billing warnet

    CCL untuk billing warnet

  10. Packet Updater
    Menggunakan Netpkg 4.5.6 yang kali ini ditempatkan di daftar menu paling atas sehingga makin mudah untuk mengaksesnya. Pada daftar repository juga sudah dimasukkan mirror FOSS-Id.
    Netpkg pada start menu

    Netpkg pada start menu


    Netpkg untuk add/remove paket

    Netpkg untuk add/remove paket

  11. Administrative Password
    Terdapat fasilitas baru untuk menyimpang password saat kita mengutak-atik sistem. Password bisa disimpan untuk satu sesi atau disimpan selamanya. Tapi fasilitas ini juga berpotensi menjadi celah jika dimanfaatkan secara tidak hati-hati.
    Kita dapat menyimpan password root untuk 1 sesi atau lebih

    Kita dapat menyimpan password root untuk 1 sesi atau lebih

  12. Refresh
    Zencafe seri ini makin mendekati MS Windows dengan kehadiran menu refresh pada klik kanan di desktop.
    Ada refresh di klik kanan

    Ada refresh di klik kanan

  13. Perbedaan warna icon pada alt+tab
    Akan tampak perbedaan antara aplikasi yang telah restore dan yang minimize jika menggunakan kombinasi tombol keyboard alt+tab.
    Akan begini jika alt+tab

    Akan begini jika alt+tab

  14. Network Manager
    Wicd menjadi front end untuk Network Manager. Penggunaannya mudah baik untuk koneksi wire maupun wireless.
    Wicd untuk network manager

    Wicd untuk network manager

  15. Network File Sharing
    Network file sharing yang dipaketkan juga tergolong baru dan lebih dewasa, yaitu Gigolo 0.2.1.
    Gigolo untuk sharing file

    Gigolo untuk sharing file

  16. Autorecovery
    Fitur deepfreeze linux ini tetap ada seperti pada 3 versi sebelumnya. Dengan autorecovery, tampilan desktop komputer akan kembali sedia kala setelah direboot.
    Deepfreeze Linux

    Deepfreeze Linux

  17. Keyboard Shorcut
    Kombinasi tombol keyboard banyak kemiripan dengan yang diterapkan di MS Windows. Mulai dari tombol Super untuk start menu, PrintScSysRq untuk capture desktop, Super+R untuk Run, Super+E untuk Thunar, hingga super+D untuk Show Desktop. Untuk Show Desktop digunakan tombol Super kanan. Jika mencapture menggunakan tombol maka hasilnya langsung tersimpan di /home/nama_user. Namun ada tombol yang kelewatan yaitu Alt+F4 untuk menutup jendela, ctrl+shift+tab untuk berpindah tab ke arah kiri, dan ctrl+X untuk men-cute file (namun dalam penggunaannya di Office berjalan normal).
  18. Ganti Wallpaper
    Kali ini akan lebih mudah untuk mengganti wallpaper, cukup klik kanan di desktop lalu klik Desktop Setting.
    Cukup klik kanan untuk ganti desktop

    Cukup klik kanan untuk ganti wallpaper


    Ganti wallpaper

    Ganti wallpaper

  19. Logout Menu
    Pada logout menu ada tambahan tombol Suspend dan Hibernate.
    Menu logout ada 5 tombol

    Menu logout ada 5 tombol

14 Responses to “Review Zencafe 2.0 RC”

  1. zencafer says:

    maknyuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuussssssss
    menuju ke TKP bos!!!

  2. Gunawan KJ says:

    waw tambah mantap nih sepertinya :D
    kapan direlis?
    ohh ya sekalian link buat download dong :D

  3. acmal says:

    Insya Allah tambah mantep dan lebih mateng dari versi sebelumnya. Link download nyusul yahh :D

  4. Bayoe says:

    Bravo Linux, hidup Zencafe

  5. [...] sebelumnya sempat di-review versi RC-nya, berikut disajikan review (istilah kerennya test drive :p) Zencafe [...]

  6. [...] Kendari FOSS-ID open source spirit :) « Review Zencafe 2.0 RC [...]

  7. Autorecovery nya dapat didisable gak?

  8. acmal says:

    @Yahya Kurniawan

    secara default autorecovery nya tidak aktif, jadi kalau memang sudah diinstal, cukup remove saja untuk menguninstal-nya di menu yang sama

  9. robbie says:

    zencafe 2.0 mantap….jauh lebih stabil dari versi 1.4
    ajarin donk cara pake network file sharing gigolo…..
    trus gimana caranya merubah resolusi, soalnya saya pake lcd wide screen 17″ resolusi 1440X900. trus gimana caranya biar kalo ngeprint cepet kaya windows, saya pake printer epson T11…thx all

  10. acmal says:

    @robbie
    untuk pake gigolo aktifkan dulu SWATnya, caranya:
    terminal > su > masukkan passwd root > vi /etc/inetd.conf > hilangkan pagar (#) di baris #swat ……. > save, exit, reboot

    cara ganti resolusi:
    terminal > su > masukkan password root > vi /etc/X11/xorg.conf > cari baris “Section “Screen”" > (misal pake Default Depth 24) pada :
    Subsection “Display”
    Depth 24
    Modes “1280×800_60.004″ “1280×1024″ “1024×768″ “800×600″ “640×480″
    tinggal tambahin “1440×900″

    tentang T11, emang speednya udah segitu mas, kalo mau cepet kayak windows bisa coba pake canon pixma 1900 series (sudah saya test)…. ato kalo tetep mau pake T11, mungkin bisa pake driver dari TurboPrint (proprietary)

  11. Egoe Gejieg says:

    Salam Kenal Aku egoe di Surabaya.

    Ok Matur Nuwun Zencafe 2.0 mantap tidak perlu PC bagus dah bisa jalan..
    aku dah coba Zencafe 2.0 cuman kendalanya pada setting printer dengan Epson CX 5500 belum bisa jalan..

    Adalagi pertanyaan saya bagaimana sharing Zencafe dengan Windows.. (Windows server 2003 dan zencafe 2.0) tentang setting jaringan, sharing folder???

    Saya mohon bantuan sahabat2 Zencafer Indonesia..

    Thanx

  12. acmal says:

    tentang printer Epson CX 5500, sudah coba ngeset manual?

    sharing jaringan Windows dna Zencafe bisa menggunakan “Gigolo”

Leave a Reply