Free Seminar with Richard M. Stallman

Richard M. Stallman atau yang akrab dengan sebutan RMS di kalangan linuxer hadir sebagai pembicara pada seminar yang bertemakan The Free Software Movement and the GNU/Linux. Acara ini diselenggarakan oleh majalah linux terkemuka indonesia, Info Linux. Bertempat di auditorium Gedung II BPPT lantai 3 Jakarta, seminar ini sangat ditunggu-tunggu oleh kalangan linuxer, terutama untuk melihat dengan mata kepala sendiri legenda hidup di dunia GNU/Linux.

RMS tiba di ruang seminar

RMS tiba di ruang seminar

Acara ini sebelumnya diinformasikan di sini. Untuk akses masuk ke ruang seminar, peserta cukup menandatangani daftar hadir yang disediakan panitia di depan pintu masuk. Just it :D .

RMS dengan netbooknya

RMS dengan netbooknya


Sekitar pukul 09.00 RMS tiba di tempat acara dan langsung disambut oleh pantia. Beliau tidak langsung duduk, tapi langsung bercakap-cakap dengan panitia. Serentak peserta langsung berkerumun di sekitarnya untuk mengambil gambar. Ternyata RMS bisa berbahasa Indonesia meskipun terpatah-patah. Dan dia mengatakan secara langsung bahwa dia mengalami sedikit gangguan pendengaran sehingga meminta musik yang sedang dilantunkan saat itu untuk dihentikan :D . Hal yang menarik bahwa RMS tampil dengan seragam yang sangat sederhana, baju kaus berkerah, celana kain dan sepatu kets, dengan membawa tas laptopnya :D . Jauh dari kesan formal misalnya mengenakan kemeja :D .

gaya santai RMS

gaya santai RMS

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua AOSI, Ibu Betty Alisjahbana, yang berterima kasih atas kedatangan RMS dan menyampaikan tentang perkembangan open source di Indonesia. Dilanjutkan dengan kesempatan berikutnya yaitu pemaparan materi oleh RMS. Hal yang unik, bahwa RMS naek ke podium tanpa mengenakan sepatu, hanya kaus kaki :D . Moderator pada ceramah RMS yaitu Pak Mario Alisjahbana dan Pak Rusmanto Maryanto.

sambutan oleh Ibu Betty Alisjahbana

sambutan oleh Ibu Betty Alisjahbana

moderator seminar

moderator seminar

RMS dalam ceramahnya memaparkan secara gamblang tentang Free Software Movement, suatu gerakan perangkat lunak merdeka yang dipimpinnya. Free Software dalam esensinya terbagi menjadi empat hal penting yaitu: bebas menjalankan, bebas memperoleh dan mempelajari kode sumber, bebas mendistribusikan, dan bebas mendistribusikan hasil modifikasi dari kode sumber yang ada. Dengan bebas menjalankan kita memperoleh kemerdekaan dalam menggunakan software. Dengan bebas mempelajari kode sumber, kita memperoleh kesempatan untuk mengembangkan skill programming bahkan dapat memperbaiki kekurangan pada kode sumber yang ada, tanpa perlu berharap dari developernya. Dengan bebas mendistribusikan, kita tidak khawatir melakukan pelanggaran hak cipta dalam membantu rekan yang lain untuk mendapatkan software yang dibutuhkan.

RMS: 4 freedom pada free software

RMS: 4 freedom pada free software

Berikutnya RMS menjelaskan tentang sejarah GNU project hingga lisensi karangan dia yaitu GPL digunakan pada Linux Operating System karya Linus B. Torvald. Di sini RMS menekankan bahwa Linux yang dimaksud adalah kernel linux, bukan merek distro yang diketahui orang pada umumnya saat ini. Dan dia berharap penyebutan Linux harus disertai dengan kata GNU di depannya sehingga secara lengkap disebut GNU/Linux.

RMS meneguk air di sela ceramahnya

RMS meneguk air di sela ceramahnya

Bagian yang cukup menarik ketika RMS menekankan perbedaan istilah Free Software dan Open Source di level filosofi. Bahkan dengan nyata dia menyampaikan bahwa dia bersebarangan dengan pihak Open Source. Beberapa kesalahan yang terjadi selama ini adalah bahwa dia di-klaim sebagai kalangan open source dan bekerja di bidang itu. Hal tersebut dibantah habis-habisan. Hal ini cukup mencerahkan pemahaman peserta tentang perbedaan mendasar kedua hal tersebut.

RMS: i'm free software, not open source :D

RMS: i'm free software, not open source :D

Selanjutnya RMS memberi pencerahan tentang pentingnya penggunaan Free Software di bidang pemerintahan dan pendidikan. Di bidang pemerintahan isu utamanya adalah tentang keamanan nasional. Dengan Free Sofware semua kode terbuka dan bebas dimodifikasi, sehingga dapat dicegah secara dini jika ada backdor yang terkandung dalam kode sumber suatu aplikasi. Sedangkan untuk kalangan pendidikan, itu utamanya adalah masalah finansial. Dikatakan bahwa sekolah tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli software berbayar, bahkan di negara maju sekalipun.

Bagian yang cukup menghebohkan ketika RMS menggunakan jubah kemudian mem-”babtis” hadirin dengan Free Software Movementnya :D .Videonya dapat disaksikan di sini dan di sini. Presentasinya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diladeni dengan tuntas oleh RMS.

'membaptis' dengan free software

'membaptis' dengan free software

Di akhir pembicaraannya, RMS mengumumkan bahwa dia menjual 3 macam aksesoris yang bernuansa Free Software, yaitu Pin Kecil seharga Rp. 10k, Pin Besar seharga Rp. 30k, dan gantungan kunci seharga Rp. 100k. Dana penjualan itu ditujukan untuk sumbangsih ke Gerakan Software Merdeka :D .

laris manis....laris manis....

laris manis....laris manis....

Setelah acara ditutup, peserta berebutan untuk memborong aksesoris tersebut, meminta tanda tangan, kartu nama, serta pastinya foto bersama. Kejadian yang cukup menarik ketika seorang peserta meminta tanda tangan di suatu buku catatan yang di cover-nya tertera tulisan open source, beliau dengan menolaknya. Ini menunjukkan idealisme seorang RMS (selain tidak menggunakan handphone dan tidak mendengarkan music berformat mp3 tentunya):D.

bagi-bagi tanda tangan

bagi-bagi tanda tangan

foto rame-rame

foto rame-rame

foto ber-lima? ayo deh :D

foto ber-lima? ayo deh :D

foto ber-dua? pasti bisa donks ^^

foto ber-dua? pasti bisa donks ^^

Bahkan saking bernilai sejarahnya seorang RMS, propertinya selama ceramah pun dikoleksi oleh fans-nya :D

ayo dibeli, 50k saja :D

ayo dibeli, 50k saja :D

Yang jelas, linuxer yang hadir sangat puas bisa bertemu langsung dengan salah satu manusia paling berpengaruh di sejarah komputerisasi dunia. Foto-foto liputan (sebagian besar di-copy-paste dari koleksi om Yudha :D )dapat dilihat di album ini.

13 Responses to “Free Seminar with Richard M. Stallman”

  1. ilham says:

    Keren, Mantap. Andai aq juga dapat bertemu dengannya.

  2. anadalo says:

    hidup open source. semangat

  3. acmal says:

    @lham
    wkwkwkwk suatu saat deh

  4. acmal says:

    @anadalo:
    salah besar nak, dia ngamuk kalo bilang open source, yang bener tu free software :D

  5. pare_areCR says:

    wuedz…..mantappp….
    hikz….hikz… /me juga pengen banget ketemu um RMS… :’(

  6. fitri mauLid says:

    weww.. yang empunya ga ada futunya :D

  7. Floost says:

    Valuable thoughts and advices. I read your topic with great interest.

  8. acmal says:

    fotonya empunya masih disandera seseorang :D

  9. bazz says:

    ralat… bu betty itu bukan ketua AOSI boss…. melainkan duta open source….

  10. acmal says:

    kalo merujuk ke ini, beliau memang ketua AOSI

  11. uchih4 says:

    kapan ya RMS jln2 di kendari

    tpi beneran sampe sekarng RMS gak pernah pake handphone?? :matabelo:

  12. acmal says:

    @uchic4:
    bisa kapan saja, asal ada sponsor di sana yang mau dukung dana

Leave a Reply